Rencana Pembelian Pistol Anggota DPRD Sulsel
Pembelian Pistol
Rencana Pembelian Pistol Anggota DPRD Sulsel Dikecam
Makassar, 7 April 2001 14:58
Sejumlah praktisi hukum di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) memberikan tanggapan negatif kepada sejumlah anggota DPRD setempat, sehubungan rencana pembelian senjata jenis pistol dengan alasan untuk menjaga diri dari berbagai
ancaman.
Menanggapi hal itu, Direktur Makassar Lawyes Club (MLC), A. Rusdianto Asapa, SH, hari Sabtu mengatakan, hal tersebut sangat berlebihan dan seakan anggota dewan tidak mempercayai aparat keamanan.
Namun akhirnya terpetik kabar bahwa sudah ada sekitar 10 anggota dewan berniat memiliki sejata tersebut, kata anggota dewan dari Komisi A, Yamin Amna.
Ke-10 anggota dewan yang berminat membeli senjata tersebut, Yamin Amna tidak menyebutkan siapa-siapa, namun yang jelas sejata itu bertujuan untuk pelindung diri dan itupun bukan untuk membunuh tapi untuk melumpuhkan.
Dalam kesempatan itu Yamin Amna mengatakan, pembelian pistol bagi para anggota dewan itu adalah secara pribadi-pribadi dan bukan berasal dari mata anggaran.
Santernya penjualan senjata jenis pistol berawal dari salah seorang karyawan PT. Aksa Karya sebagai distributor, membawa contoh sejata gas pistol yang dapat melumpuhkan lawan, ditawarkan kepada sejumlah anggota DPRD Sulawesi Selatan (4/4).
Contoh pistol gas yang diperlihatkan itu kepada anggota dewan berjumlah lima buah mirip dengan sejata yang dipakai para intelejen CIA, FBI dan para cowboy di AS.
sumber : gatra.com